Semarang, 5 Oktober 2026 — Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Walisongo Semarang menerima kunjungan Ketua Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi, Dr. Mastikawati, M.Pd. Senin (5/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat jejaring akademik dan membangun kerja sama pengembangan keilmuan Anak Usia Dini (AUD) antara kedua perguruan tinggi.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Prodi PIAUD UIN Walisongo Semarang tersebut membahas berbagai isu strategis terkait perkembangan keilmuan AUD, termasuk pertukaran informasi mengenai regulasi, pengembangan program studi, serta dinamika pendidikan anak usia dini di perguruan tinggi.

Selain dialog akademik, kunjungan tersebut juga diisi dengan kegiatan visiting lecture sebagai ruang berbagi wawasan dan pengalaman akademik. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas perspektif dosen dan mahasiswa mengenai perkembangan kajian AUD serta membuka peluang kolaborasi akademik di masa mendatang.

Dokumen kegiatan visiting lecture

Mastikawati menyampaikan bahwa jejaring akademik menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan keilmuan AUD. Menurutnya, kemajuan ilmu tidak hanya dapat dibangun melalui kegiatan internal perguruan tinggi, tetapi juga melalui komunikasi, pertukaran gagasan, dan pembentukan komunitas akademik lintas lembaga.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengembangkan keilmuan Anak Usia Dini ke depan. Salah satu cara mengembangkan keilmuan adalah dengan membangun jejaring dan komunitas akademik,” ujar Mastikawati.

Ia berharap kunjungan tersebut tidak berhenti pada pertemuan akademik, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai bentuk kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua institusi, khususnya dalam pengembangan pendidikan dan keilmuan AUD.

Sementara itu, Ketua Prodi PIAUD UIN Walisongo Semarang, Agus Khunaifi, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi antarprogram studi menjadi penting di tengah perkembangan ilmu dan regulasi pendidikan tinggi yang semakin dinamis.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada kunjungan dan visiting lecture, tetapi dapat dilanjutkan dengan berbagai kegiatan akademik lain yang lebih konkret dan bermanfaat bagi kedua program studi,” kata Agus Khunaifi.

Menurut Agus, kerja sama akademik dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk, seperti pertukaran dosen dan narasumber, seminar bersama, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, pengembangan kurikulum, hingga kegiatan akademik yang melibatkan mahasiswa.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh dosen Prodi PIAUD UIN Walisongo Semarang. Kehadiran para dosen dalam forum tersebut turut memperkaya diskusi dan membuka ruang pertukaran pengalaman mengenai pengelolaan program studi serta pengembangan keilmuan AUD.

Kunjungan Prodi PAUD FITK IAIMA Jambi ke Prodi PIAUD UIN Walisongo Semarang menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik dan memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi. Melalui jejaring tersebut, kedua program studi diharapkan dapat bersama-sama berkontribusi terhadap pengembangan keilmuan dan praktik pendidikan anak usia dini yang responsif terhadap perkembangan zaman.